Di Ujung Maut Sang Pendosa

Wajah linglung
Putus asa
Meratap, tak berdaya
Hati dan jiwanya telah habis
Dibakar, musnah
Hanya disisakan tangis
Disisakannya perih
Dibiarkannya tergeletak
Di pelataran sedih
Di pelataran lumpur nista
Tak berdaya
Lemas lunglai
Pasrah
Dimusnahkannya amarah
Diremukkannya kekuatan
Hingga hanya tangisan
Menyertai sisa hidupnya…

DSNS/19 Februari 1999

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: