Temaram

Tiada senyum ku nikmati
Biar tertawa tetap sendiri
Hanya ratapanku dihati

Tanpa angin ku bernafas
Seperti sesak ku terhempas
Tirai nasib sudah di bias

Berat mataku lelah dijiwa
Siksa batin tak sanggup berkata
Sampai mati pun percuma

Mengerang karena sembilu
Menghujam hati yang terpuruk
Oleh penyesalan telah berlalu

Bahagia tinggal segenggam pasir
Kian luruh diremas jemari
Dan hilang di terpa angin

Nada lalu lantunan sendu
Ku bawa dalam irama kelu
Hanya haru selimuti aku
Nada henti jiwa berlalu

DSNS/3 Juni 1997

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: