Di Batas Hati

Aku menjerit di kegelapan jiwa
Saat kesabaranku mulai sirna
Di hembus ketidakpastian hidup
Bersama penantian yang kian redup

Pengharapan itu telah habis
Yang tersisa hanyalah tangis
Dan masih tetap terpendam
Di relung hati yang terdalam

Ku ingin menjemput kenangan
Yang samar-samar di kejauhan
Di bias sinaran sang terang
Menyisakan sedikit bayang-bayang

Tinggalah aku kini menyendiri
Dalam nuansa yang gelap dan sepi
Tak sanggup lagi aku melangkah
Peluhku… habis sudah

Ketika jauh jalan menerawang
Ku sadar perjalanan masih panjang
Hingga terhenti di batas hati
Dan memaksakan aku untuk pergi

DSNS/26 Desember 2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: