Hanya Debu

Aku hanyalah debu
Debu diantara kotoran hina
Yang di injak-injak
oleh kekejaman dan kemunafikan
Aku terus berteriak kesakitan
Tapi, seperti biasa
Mereka tak pernah perduli
Mereka tak pernah mau tahu
Menyedihkan

Aku hanyalah debu
Setitik tak bertenaga
Melayang dihempas angin

DSNS/25 Agustus 1999

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: