Memori Untuk Yayang

Kau gadis mungil
yang terpencil
Kau paksakan melangkah
Menutupi bungamu yang merekah

Kala jam terakhir berdetak
Penderitaanmu semakin menyentak
Sekejap kau temukan keceriaan
Disisiku kau cerita kebahagiaan

Dirimu menunggu pagi
Disaat enggan untuk pergi
Walau berat kau paksakan
Untuk kembali ke jalanan

Suaramu mendayu
Meski tatapanmu sayu
Tiadakah setitik embun
kala lagumu mengalun

Suasana gemuruh di malam hari
Kegembiraan tiada kau cari
Lamunan dan tangis kau bernyanyi
Untuk sahabatmu yang kini sunyi

Untuk sementara kau tertawa
Untuk selamanya kau kecewa
Kala kau gadaikan tubuhmu
Untuk dapatkan sebutir angan-angan semu

Hancur harapan
Lenyap sudah masa depan
Remajamu hilang sudah
Dan jiwamu semakin gundah

Di pagi cerah
Tubuhmu gerah
Kebosanan mulai menyengat
Tubuhmu mulai berkeringat

Lengah kau berjalan
Sejuta kau berkenalan
Ketika ku antar kau
Mencari hidup memukau

Tiada kata cinta
Tiada menutup mata
Tiada bernyanyi gita

Kini,
Entah kau dimana
Tiada sempat ku cari kau kesana
Hingga kini aku hanya tahu kau pergi
Dikala langkah kau berjalan Diwaktu pagi

DSNS/5 Juni 1993

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: