Kepada Pengemis Yang Terlelap

Maafkan aku sobat,
Biarkan kau tertidur berselimut debu
Biarkan nyamuk-nyamuk terus mengganggu
Biarkan nafasmu melenguh lembu
Biarkanmu dihujam lapar bagai sembilu

Maafkan aku sobat,
Hanya memandangimu dari kejauhan
Hanya memandangmu di lebur aspal jalanan
Hanya melihatmu begitu legam kehitaman
Hanya menatapmu di hempas harapan

Maafkan aku sobat,
Rasanya aku harus segera pergi
Waktu ku sudah cukup sampai disini
Ini ku titip uang untukmu di sisi
Aku berharap kita tak akan bertemu lagi.

DSNS/11 Januari 2009

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: