Tinggal Bayanganmu

Di rayu bayangan diremang malam
Ketika diusap rasa rindu yang mendalam

Tiada habis ku peluk bayanganmu
Di antara bintang-bintang yang berkilau

Lemahnya angin mengelus ingatanku
Dingin pun menggetarkan fikiranku

Aku tersadar tiada lagi indahmu
Tiada lagi suaramu yang merdu

Ketika malam berganti pagi
Tiada indahmu yang ku nanti

Bayanganmu kini telah lenyap
Tak kan lagi aku berharap

Sudahlah semuannya tinggal kenangan
Semuanya telah ku tinggalkan.

DSNS/16 Januari 2009

2 Responses to Tinggal Bayanganmu

  1. Kalau deru angin telah berlalu, yang tinggal hanya kesunyian memang. Tetapi di dalam sunyi, justru kamu bisa berkilas balik… adakah yang telah terjadi mesti disesali ataukah memang itu yang seharusnya terjadi… weeeeecks…… patah hati atau gimana nih?
    Hehehehe….

    xat:
    kilas balik… yah mungkin seperti itulah 😐

    thanks for visiting my site mas duto… 😀

  2. thejackpiano says:

    semua yang telah kau tinggalkan
    adalah guru besar untuk meraih kemenangan

    xat:
    Bisa jadi…
    Thanks ud mampir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: